Metode AHP

Hasil AHP terakhir dijalankan & disimpan pada 13-Jun-2026 14:25 WITA dengan λmaks = 3.0007, CI = 0.0004, CR = 0.0006 (Konsisten).
1. Perhitungan per Responden

Setiap responden mengisi nilai perbandingan berpasangan antar kriteria (skala Saaty 1-9). Dari nilai tersebut disusun matriks perbandingan, dinormalisasi, kemudian dihitung bobot prioritas (eigen vector), eigen value (λ), CI, RI, dan CR masing-masing responden.

a. Andi Wirawan — Kepala Cabang
Matriks Perbandingan Berpasangan
C1 C2 C3
C1 1.0000 3.0000 2.0000
C2 0.3333 1.0000 1.0000
C3 0.5000 1.0000 1.0000
Matriks Normalisasi
C1 C2 C3
C1 0.5455 0.6000 0.5000
C2 0.1818 0.2000 0.2500
C3 0.2727 0.2000 0.2500
Prioritas, Eigen Value, dan Uji Konsistensi
Kriteria Bobot Prioritas Weighted Sum Eigen Value (λ)
Jumlah Kepesertaan Aktif (C1) 0.548485 1.662121 3.030387
Biaya Transportasi (C2) 0.210606 0.634343 3.011990
Jumlah Penduduk (C3) 0.240909 0.725758 3.012579
λmaks (Eigen Value Maksimum) 3.018319 CI 0.009159 RI 0.58 CR 0.015792 Kesimpulan Konsisten
b. Siti Nurhaliza — Account Representative
Matriks Perbandingan Berpasangan
C1 C2 C3
C1 1.0000 2.0000 1.0000
C2 0.5000 1.0000 0.5000
C3 1.0000 2.0000 1.0000
Matriks Normalisasi
C1 C2 C3
C1 0.4000 0.4000 0.4000
C2 0.2000 0.2000 0.2000
C3 0.4000 0.4000 0.4000
Prioritas, Eigen Value, dan Uji Konsistensi
Kriteria Bobot Prioritas Weighted Sum Eigen Value (λ)
Jumlah Kepesertaan Aktif (C1) 0.400000 1.200000 3.000000
Biaya Transportasi (C2) 0.200000 0.600000 3.000000
Jumlah Penduduk (C3) 0.400000 1.200000 3.000000
λmaks (Eigen Value Maksimum) 3.000000 CI 0.000000 RI 0.58 CR 0.000000 Kesimpulan Konsisten
c. Muh. Fadli — Petugas Pemasaran
Matriks Perbandingan Berpasangan
C1 C2 C3
C1 1.0000 2.0000 2.0000
C2 0.5000 1.0000 1.0000
C3 0.5000 1.0000 1.0000
Matriks Normalisasi
C1 C2 C3
C1 0.5000 0.5000 0.5000
C2 0.2500 0.2500 0.2500
C3 0.2500 0.2500 0.2500
Prioritas, Eigen Value, dan Uji Konsistensi
Kriteria Bobot Prioritas Weighted Sum Eigen Value (λ)
Jumlah Kepesertaan Aktif (C1) 0.500000 1.500000 3.000000
Biaya Transportasi (C2) 0.250000 0.750000 3.000000
Jumlah Penduduk (C3) 0.250000 0.750000 3.000000
λmaks (Eigen Value Maksimum) 3.000000 CI 0.000000 RI 0.58 CR 0.000000 Kesimpulan Konsisten
d. Rini Anggraeni — Customer Service
Matriks Perbandingan Berpasangan
C1 C2 C3
C1 1.0000 3.0000 1.0000
C2 0.3333 1.0000 0.3333
C3 1.0000 3.0003 1.0000
Matriks Normalisasi
C1 C2 C3
C1 0.4286 0.4286 0.4286
C2 0.1429 0.1429 0.1428
C3 0.4286 0.4286 0.4286
Prioritas, Eigen Value, dan Uji Konsistensi
Kriteria Bobot Prioritas Weighted Sum Eigen Value (λ)
Jumlah Kepesertaan Aktif (C1) 0.428567 1.285702 3.000000
Biaya Transportasi (C2) 0.142851 0.428553 3.000000
Jumlah Penduduk (C3) 0.428582 1.285745 3.000000
λmaks (Eigen Value Maksimum) 3.000000 CI 0.000000 RI 0.58 CR 0.000000 Kesimpulan Konsisten
e. Yusuf Pratama — Relationship Officer
Matriks Perbandingan Berpasangan
C1 C2 C3
C1 1.0000 2.0000 1.0000
C2 0.5000 1.0000 0.5000
C3 1.0000 2.0000 1.0000
Matriks Normalisasi
C1 C2 C3
C1 0.4000 0.4000 0.4000
C2 0.2000 0.2000 0.2000
C3 0.4000 0.4000 0.4000
Prioritas, Eigen Value, dan Uji Konsistensi
Kriteria Bobot Prioritas Weighted Sum Eigen Value (λ)
Jumlah Kepesertaan Aktif (C1) 0.400000 1.200000 3.000000
Biaya Transportasi (C2) 0.200000 0.600000 3.000000
Jumlah Penduduk (C3) 0.400000 1.200000 3.000000
λmaks (Eigen Value Maksimum) 3.000000 CI 0.000000 RI 0.58 CR 0.000000 Kesimpulan Konsisten

2. Penggabungan Antar Responden (Rata-rata Geometris)

Matriks dari seluruh responden digabung menjadi satu matriks dengan menghitung rata-rata geometris pada setiap sel, lalu dinormalisasi dan dihitung kembali bobot prioritas, eigen value, CI, RI, dan CR gabungan.

Matriks Gabungan (Geometric Mean)
C1 C2 C3
C1 1.0000 2.3522 1.3195
C2 0.4251 1.0000 0.6084
C3 0.7579 1.6438 1.0000
Matriks Normalisasi Gabungan
C1 C2 C3
C1 0.4581 0.4708 0.4507
C2 0.1948 0.2002 0.2078
C3 0.3472 0.3290 0.3415
Prioritas, Eigen Value, dan Uji Konsistensi Gabungan
Kriteria Bobot Prioritas Weighted Sum Eigen Value (λ)
Jumlah Kepesertaan Aktif (C1) 0.459857 1.380037 3.001011
Biaya Transportasi (C2) 0.200898 0.602783 3.000442
Jumlah Penduduk (C3) 0.339245 1.017984 3.000738
λmaks (Eigen Value Maksimum) 3.000730 CI 0.000365 RI 0.58 CR 0.000630 Kesimpulan Konsisten

3. Bobot Prioritas Kriteria

Bobot inilah yang digunakan untuk menghitung skor akhir setiap wilayah pada langkah berikutnya.

Kolom Tipe menentukan cara nilai dataset wilayah dinormalisasi pada langkah 4: untuk kriteria Benefit (semakin besar semakin baik, misalnya jumlah kepesertaan), nilai wilayah dibagi nilai maksimum — wilayah dengan nilai tertinggi mendapat skor normalisasi 1. Untuk kriteria Cost (semakin kecil semakin baik, misalnya biaya transportasi), nilai minimum dibagi nilai wilayah — wilayah dengan nilai terendah yang mendapat skor normalisasi 1. Dengan begitu, skor normalisasi selalu bernilai 0–1 dan semakin besar selalu berarti semakin diprioritaskan, terlepas dari tipe kriterianya.

Kode Kriteria Tipe Bobot
C1 Jumlah Kepesertaan Aktif Cost 0.459857
C2 Biaya Transportasi Cost 0.200898
C3 Jumlah Penduduk Benefit 0.339245
Grafik Bobot Kriteria

4. Data Wilayah & Normalisasi

Nilai dataset asli tiap wilayah (kecamatan) untuk setiap kriteria, beserta hasil normalisasinya. Kriteria Benefit: nilai ÷ nilai maksimum. Kriteria Cost: nilai minimum ÷ nilai.

Wilayah / Kecamatan Nilai Dataset Normalisasi
C1 C2 C3 C1 C2 C3
Benteng 6,730.00 162,000.00 28,000.00 0.1883 1.0000 1.0000
Taka Bonerate 1,267.00 501,000.00 6,000.00 1.0000 0.3234 0.2143
Pasimasunggu Timur 1,289.00 427,000.00 5,000.00 0.9829 0.3794 0.1786
Buki 1,667.00 225,000.00 7,000.00 0.7600 0.7200 0.2500
Pasilambena 1,410.00 498,000.00 7,000.00 0.8986 0.3253 0.2500
Pasimarannu 1,622.00 512,000.00 8,000.00 0.7811 0.3164 0.2857
Pasimasunggu 1,835.00 422,000.00 9,000.00 0.6905 0.3839 0.3214
Bontomanai 2,729.00 247,000.00 12,500.00 0.4643 0.6559 0.4464
Bontoharu 3,416.00 253,000.00 14,500.00 0.3709 0.6403 0.5179
Bontomatene 3,366.00 257,000.00 14,000.00 0.3764 0.6304 0.5000
Bontosikuyu 3,048.00 311,000.00 13,000.00 0.4157 0.5209 0.4643

5. Skor Akhir & Ranking Wilayah

Skor akhir = Σ (bobot kriteria × nilai normalisasi kriteria). Wilayah diurutkan dari skor terbesar ke terkecil.

Kategori Tinggi, Sedang, dan Rendah ditentukan berdasarkan pembagian tertile (3 bagian sama besar) dari daftar wilayah yang sudah diurutkan menurut skor akhir: sepertiga wilayah dengan skor tertinggi masuk kategori Tinggi, sepertiga berikutnya Sedang, dan sepertiga dengan skor terendah Rendah. Wilayah berkategori Tinggi adalah wilayah yang paling diprioritaskan untuk sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan.

Ranking Skor Wilayah
Tabel Ranking Wilayah
Rank Wilayah / Kecamatan Skor Akhir Kategori
1 Benteng 0.626716 Tinggi
2 Taka Bonerate 0.597514 Tinggi
3 Pasimasunggu Timur 0.588807 Tinggi
4 Buki 0.578971 Sedang
5 Pasilambena 0.563383 Sedang
6 Pasimarannu 0.519703 Sedang
7 Pasimasunggu 0.503679 Sedang
8 Bontomanai 0.496711 Rendah
9 Bontoharu 0.474880 Rendah
10 Bontomatene 0.469354 Rendah
11 Bontosikuyu 0.453309 Rendah